Minyak Bumi

 Asal Mula Minyak Bumi

Minyak bumi merupakan hasil pelapukan fosil-fosil tumbuhan dan hewan pada zaman purba jutaan tahun silam. Organisme-organisme tersebut kemudian dibusukkan oleh mikroorganisme dan kemudian terkubur dan terpendam dalam lapisan kulit bumi. Dengan tekanan dan suhu yang tinggi, maka setelah jutaan tahun lamanya, material tersebut berubah menjadi minyak yang terkumpul dalam pori-pori batu kapur atau batu pasir. Oleh karena pori-pori batu kapur bersifat kapiler, maka dengan prinsip kapilaritas, minyak bumi yang terbentuk tersebut perlahan-lahan bergerak ke atas. Ketika gerakan tersebut terhalang oleh batuan yang tidak berpori, maka terjadilah penumpukan minyak dalam batuan tersebut

Penambangan Minyak Bumi
(Sumber: Microsoft Encarta Reference Library 2006
dalam Kimia 1 Kelas 10 (Budi Utami, dkk))


Komponen Minyak Bumi

  • Komponen utama minyak bumi adalah senyawa hidrokarbon alkana (paling banyak), sikloalkana, hidrokarbon aromatik dan senyawa lainnya

Pengolahan Minyak Bumi

Secara garis besar pengolahan awal minyak bumi terbagi menjadi 2, yaitu:

Bagan Pengolahan Minyak Bumi (Destilasi Bertingkat)
(Sumber: Kimia 1 Kelas 10 (Budi Utami, dkk))

Pengolahan lanjutan fraksi minyak bumi bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk, melalui beberapa cara antara lain:

  • Reforming, yaitu mengubah struktur rantai karbonnya (dapat berupa pemutusan rantai karbon (cracking))
  • Polimerisasi, yaitu penggabungan molekul kecil menjadi molekul yang lebih besar
  • Treating, yaitu penghilangan zat pengotor
  • Blending, yaitu penambahan zat aditif (misal penambahan zat anti ketukan (anti knocking))

Fraksi Hasil Pengolahan Minyak Bumi

Tabel Fraksi Hasil Pengolahan Minyak Bumi
(Sumber: Kimia 1 Kelas 10 (Budi Utami, dkk))


Bensin

  • Bensin adalah salah satu fraksi hasil pengolahan minyak bumi yang digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. Bensin memiliki kisaran titik didih antara 30oC - 200oC dan jumlah atom C antara 5 - 12
  • Kualitas bensin dinyatakan dalam bilangan (angka) oktan
  • bilangan (angka) oktan adalah bilangan yang menunjukkan perbandingan campuran senyawa isooktana (2,2,4-trimetilpentana) dengan senyawa n-heptana
Senyawa Bilangan Oktan
Isooktana 100
n-heptana 0

Contoh:

Bilangan oktan (BO) bensin Premium adalah 88, artinya:

Kualitas Premium setara dengan campuran 88 % isooktana dengan 12 % n-heptana

BO Premium
= (% isoktana x BO Isooktana) + (% n-heptana x BO n-heptana)
= (88 % x 100) + (12 % x 0)
= 88
Cara meningkatkan bilangan oktan bensin
  • Menambahkan zat aditif anti ketukan misal: TEL (tetra ethyl lead), MTBE (methyl tertiary butyl eter) dan lainnya
  • Merubah alkana rantai lurus menjadi bercabang melalui proses reforming, karena alkana bercabang memiliki bilangan oktan yang lebih tinggi

Penambahan zat aditif TEL pada bensin menyebabkan pencemaran logam timbal, sehingga penggunaan TEL saat ini sudah dilarang


Gambar Struktur Senyawa TEL
(Pelajari TEL di Wikipedia)

(Semoga Bermanfaat.) 😎


Referensi

  1. Utami, Budi dkk, Kimia 1 : Untuk SMA/MA Kelas X, Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, 2009

Post a Comment

Terimakasih telah berkenan memberikan komentar pada artikel ini

Lebih baru Lebih lama